Selasa, 16 Maret 2010

MENINGOENCEPHALITIS SEBAGAI SALAH SATU BENTUK MANIFESTASI DARI INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)

Meningitis dan encephalitis merupakan salah bentuk dari infeksi Sistem Saraf Pusat. Meningitis adalah inflamasi atau keradangan yang terjadi pada meningen atau selaput otak, sedangkan Encephalitis sendiri merupakan suatu bentuk inflamasi yang terjadi pada parenkim otak. Kedua bentuk penyakit ini terkadang muncul secara bersamaaan dan disebut sebagai meningoencephalitis. Meningoencephalitis, yang seringkali disebabkan oleh infeksi virus, merupakan keradangan yang mengenai meningen dan parenkim otak.
 
Seiring dengan terjadinya pandemi HIV/AIDS, insiden infeksi sistem saraf pusat meningkat tajam. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan faktor resiko utama dalam perkembangan infeksi Sistem Saraf Pusat, yang menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas pada pasien terinfeksi HIV. Manifestasi klinis infeksi HIV primer adalah demam, letargi, flu-like sindrom, sakit kepala, faringitis, limphadenopathy, ruam kulit generalisata dan gangguan saluran gastrointestinal. Gangguan neurologis termasuk meningitis, meningoencephalitis dan encephalitis terjadi pada 17% pasien dan berhubungan dengan progresifitas penyakit yang disebabkan infeksi HIV ini. Gangguan neurologis ini muncul atau berkembang sejak 3 bulan setelah gejala primer dari infeksi HIV terjadi yaitu ketika gejala lainnya menghilang.
 
Adanya pandemi HIV juga menyebabkan patogen penyebab meningoencephalitis berkembang. Human Immunodeficiency virus sendiri dapat menyebabkan meningoencephalitis akut, dan keadaan immunocompromised yang diakibatkan infeksi HIV merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya meningoencephalitis akut yang disebabkan berbagai macam etiologi, baik infeksi atau non infeksi.
 
Mikroorganisme penyebab meningoencephalitis akut pada pasien terinfeksi HIV/AIDS tersering adalah cytomegalovirus, treponema, cryptococcus, dan Toksoplasma. Micobacterium tuberculosis juga dapat menyebabkan meningoencephalitis, namun sangat jarang.